Abstract

Hemoglobin (Hb) merupakan komponen penting yang terdapat dalam darah yang digunakan sebagai parameter untuk menentukan prevalensi anemia. Fungsi utama hemoglobin yaitu membawa gas hasil respirasi ke seluruh bagian tubuh. Ketika jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam darah mengalami penurunan, maka kondisi tersebut dinamakan anemia. Tujuannya untuk mengetahui Hubungan Lamanya Menstruasi Dengan Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi D-III Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Maluku. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study, dengan menggunakan teknik simpel random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, dan didapatkan 6 mahasiswi (30%) memiliki kadar hemoglobin yang rendah yang dimana terdapat 2 mahasiswi (15%) yang memiliki lama menstruasi yang tidak normal (>7 hari) dan kadar hemoglobin yang rendah. Berdasarkan hasil uji hubungan lama menstruasi dengan kadar hemoglobin diperoleh nilai p = 0,143 (lebih besar dari nilai α = 0,05), kesimpulan yang dapat diambil adalah tidak terdapat hubungan antara lama menstruasi dengan kadar hemoglobin.


Sarannya untuk remaja putri terkhususnya mahasiswi Program Studi Teknologi Laboratorium Medis untuk mengonsumsi makanan yang bergizi ketika menstruasi agar dapat menambah kadar hemoglobin dan juga mengurangi kebiasaan begadang ketika menstruasi.