Checking For Worm Eggs In Feces And Nails Of Vegetable Farmers On Waiheru Village Plantations, Baguala District, Ambon City
Abstract
Latar Belakang: Kecacingan juga merupakan Salah satu penyakit yang angka insidennya masih tinggi disebabkan oleh cacing usus yang penularannya melalui tanah soil transmitted helminthiasis (STH). Soil transmitted helminths (STH) merupakan cacing golongan nematoda usus yang menginfeksi manusia yang menelan telurnya melalui rute fekal oral. Ada tiga jenis cacing nematoda usus yang penularannya melalui tanah, yaitu cacing gelang Ascaris lumbricoides, cacing cambuk Trichuris trichiura, cacing tambang Necator americanus dan Ancylostoma duodenale.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui keberadaan Telur Cacing Pada Feses Dan Kuku Petani Sayuran Di Perkebunan Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon.
Metode: Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini di tunjang dengan pemeriksaan laboratorium, populasi dalam penelitian ini adalah 11 orang petani di perkebunan sayur desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon, metode penentuan sampel adalah purposive sampling dengan mengunakan kriteria Inklusi dan Ekslusi, sampel terdiri dari 4 sampel feses diperiksa menggunakan metode Direct Slide, 4 sampel kuku tangan dan 4 sampel kuku kaki diperiksa menggunakan metode sedimentasi. Keseluruhan 12 sampel di ambil dari 4 responden.
Hasil dan Pembahasan: Hasil uji Laboratorium nomor 01/LHU/BLKM-AMQ/01/2025 yang diperoleh dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM), tentang pemeriksaan telur cacing pada feses dan kuku petani sayuran yang diperiksa pada tanggal 24 Januari 2025 hasil pemeriksaan pada 4 sampel feses, dan untuk 4 sampel kuku tangan dan 4 sampel kuku kaki didapatkan keseluruhan 12 sampel negatif.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemeriksaan telur cacing pada ke 12 sampel yang diambil dari 4 responden didapati hasil keseluruhan sampel negatif.