Abstract

Latar Belakang: Permasalahan Sampah bukan hanya menjadi Isu global dan nasional, tetapi juga sangat terasa hingga ke Tingkat lokal, Khususnya di wilayah Pesisir RT 02 RW 010 Desa Batu merah kompleks ongkoliong kota ambon. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada tangal 1 desember 2024 ditemukan bahwa wilayah ini mengalami kendala serius dalam pengelolaaan sampah rumah tangga. Hasil pengamatan menunjukan bahwa Sebagian masyarakat di wilayah tersebut membuang sampah ke laut atau membakarnya di sekitar Pantai. Jenis sampah yang di buang sangat beragam, mulai dari sampah organic (sisa makanan,dedauanan) hingga anorganik (plastic, botol, kaleng). Prkatik ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat seperti infeksi saluran pernapasan, diare dan penyakit berbasis lingkungan lainya. Factor utama yang menyebabkan kondisi ini adalah tidak tersedianya tempat penampungan sampah sementara (TPS) Yang dekat dengan pemukiman warga.  Bahkan Sebagian warga terpaksa menyimpan sampah berhari-hari di rumah karena karena TPS yang tersedia jauh berada cukup jauh dan tidak terjangkau oleh Sebagian warga, khususnya yang tidak memiliki kendaraan. masalah ini menjadi sangat penting karena pengelolaan sampah yang buruk dapat berdampak langsung pada lingkungan laut, yang merupakn sumber penghidupan utama masyarakat setempatBerdasarkan kondisi di atas, sangat perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui secara menyeluruh bagaimana proses pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat RT 02 RW 010.


Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Gambaran pengelolaan sampah Di Daerah Pesisir RT 02/RW 010 Desa Batu merah kompleks ongkoliong  Kota ambon


Metode Jenis penelitian yang digunakan survei deskriptif, dilakukan guna mendapatkan gambaran terkait pengelolaan sampah Di daerah pesisir RT 02/RW 010 Desa Batu Merah kompleks ongkoliong Kota Ambon


           Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian, responden yang melakukan proses pemilahan sampah ada 24 responden (53,3 %), dan yang tidak melakukan proses pemilahan 21 responden (46,6%).responden melakukan proses pengangkutan sampah yang di angkut ke TPS sebanyak 20 ( 44,4%) dan yang tidak melakukan pengangkutan sampah 25 responden (55,5%). Sedangkan responden yang melakukan pemusnahan sampah sebanyak 20 (44,4%) dan yang tidak melakukan pemusnahan sampah 25 responden (55,5%).  


          Kesimpulan dan saran: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat di simpulkan bahwa  masyarakat RT 02 RW 010 belum melakukan proses pengelolaan sampah dengan baik.