Abstract

Latar Belakang: Jalan Wolter Monginsidi merupakan kawasan lalu lintas padat di Kota Ambon yang berpotensi meningkatkan pencemaran udara akibat aktivitas kendaraan bermotor. Kualitas udara ambien yang buruk dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya pernapasan. Namun, belum banyak penelitian yang mendokumentasikan kondisi aktual kualitas udara di kawasan ini.


Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran kualitas udara ambien berdasarkan parameter CO, PM₁₀, suhu udara, kelembapan relatif, dan kecepatan angin di Jalan Wolter Mongonsidi.


Metode: Penelitian ini merupakan observasional deskriptif. Pengukuran dilakukan di dua titik dengan alat Air Quality Detector, Thermal Environment Meter LSI-LASTEM, dan VelociCalc TSI. Hasil dibandingkan dengan Nilai Ambang Batas (NAB) dari Permenaker No. 5 tahun 2018.


Hasil dan Pembahasan: Di titik 1, kelembapan mencapai 70,7%, kecepatan angin 0,45 m/s, suhu 29,3°C, CO sebesar 2 ppm, dan PM₁₀ sebesar 3 µg/m³. Di titik 2, kelembapan lebih tinggi yaitu 79,1%, kecepatan angin tetap 0,45 m/s, suhu lebih rendah 27,7°C, CO sebesar 3 ppm, dan PM₁₀ sebesar 39 µg/m³. Semua parameter masih berada di bawah NAB, namun kelembapan tergolong tinggi akibat cuaca gerimis saat pengukuran.


Kesimpulan dan saran: Secara umum kualitas udara masih memenuhi standar, kecuali kelembapan relatif. Disarankan penggunaan masker bagi pedagang dan pengawasan emisi kendaraan oleh pemerintah.