2. Andriani, Yulia. 2020. “Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Higiene Sanitasi Rumah Makan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sarolangun Kabupaten Sarolangun.” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala 2(2):10. doi: 10.32585/jikemb.v2i2.982.
3. Anwar, Khairil, Diah Navianti, dan Sasma Rusilah. 2020. “Perilaku Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan Di Rumah Makan Padang Wilayah Kerja Puskesmas Basuki Rahmat Kota Palembang.” Jurnal Dunia Kesmas 9(4):512–20. doi: 10.33024/jdk.v9i4.3302.
4. Dinkes. 2023. “Profil Kesehatan Kota Padang.” Dinas Kesehatan Kota Padang. Dinkes Kota Padang. 2023. “Narasi Profil Kesehatan 2023 ambacang_OK eja fix - Copy.”
5. Irawan, Djoko Windu P. 2016. Prinsip Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman Di Rumah Sakit. Kemenkes. 2022. Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Kemenkes RI. 2013. “Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit.”
6. Lissalmi, Annisa’, Ade Dita Puteri, dan Yusmardiansah Yusmardiansah. 2021. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Hygiene Sanitasi Rumah Makan Dalam Masa Pandemi Covid-19 Di Bangkinang Kota Tahun 2021.” Jurnal Kesehatan Tambusai 2(4):26–35. doi: 10.31004/jkt.v2i4.2418.
7. Mayasari, Dwiyanti, Eko Heryanto, dan Deli Lilia. 2023. “Analisi Faktor yang Berhubungan dengan Higiene Sanitasi Rumah Makan.” Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan 15(2):225–39.
- Abstract viewed - 72 times
- PDF downloaded - 54 times
Downloads
Affiliations
Rahma Tunny
Stikes Maluku Husada
Farha Assagaff
Poltekkes Kemenkes Maluku
Zulfikar Lating
Stikes Maluku Husada
Sitty Julmita Sopaheluwakan
Poltekkes Kemenkes Maluku
Jerez Grace Latumahina
Poltekkes Kemenkes Maluku
How to Cite
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Hygiene Sanitasi Pada Proses Pengelolaan Makanan Rumah Makan Di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Kota Ambon Tahun 2025
- Rahma Tunny ,
- Farha Assagaff ,
- Zulfikar Lating ,
- Sitty Julmita Sopaheluwakan ,
- Jerez Grace Latumahina
Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Higiene Sanitasi
Submitted: Dec 16, 2025
Published: Jan 2, 2026
Abstract
Penerapan hygiene sanitasi dalam pengolahan makanan rumah makan sangat menentukan keamanan pangan dan pencegahan penyakit bawaan makanan (foodborne disease) yang masih sering dilaporkan di Indonesia. Data Dinas Kesehatan menunjukkan rendahnya pemenuhan syarat higiene sanitasi di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng, dan observasi awal menemukan praktik cuci tangan, penggunaan penutup kepala, serta pengelolaan sampah yang belum memadai. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dilaksanakan Maret–Agustus 2025 pada rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Benteng, Kota Ambon. Populasi penelitian seluruh penjamah makanan; sampel akhir 57 responden dipilih secara simple random sesuai kriteria inklusi. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α=0,05). Uji Chi-Square menunjukkan pengetahuan, sikap, berhubungan signifikan dengan penerapan hygiene sanitasi (p<0,05). Peningkatan pengetahuan dan sikap positif penjamah makanan, didukung sarana sanitasi yang memadai, menjadi kunci penerapan hygiene sanitasi rumah makan di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng. Disarankan edukasi terstruktur, pelatihan rutin, monitoring berkala, serta dukungan regulatif lintas sektor untuk memperkuat keamanan pangan secara berkelanjutan.