Abstract

Latar Belakang. Air bersih adalah suatu cara dalam mencukupi kebutuhan masyarakat akan hidup sehat dan bebas dari kontaminasi bakteri patogen. Sumber air bersih dinyatakan aman apabila bebas dari kontaminasi kuman, tidak berasa, tidak berbau dan memenuhi standar yang telah ditetapka. Permaslahan yang ditemukan sesuai dengan konstruksi sumur gali belum memenuhi syarat, diantaranya dinding kotor, penutup sumur masih ditutup dengan seng dan ada yang masih terbuka serta letak sumur gali yang dekat dengan saluran pembuangan air limbah.


Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas bakteriologi Escherichia coli dan konstruksi sumur gali di RT 006 RW 017 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon.


Metode. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisa laboratorium. Dengan mengunakan metode membran filter.


Hasil dan Pembahasan. Hasil pemeriksaan bakteri E. coli  menunjukan bahawa sebanyak 5 sampel air yang digunakan memiliki nilai tertinggi 360 CFU/ml dan nilai terendah 4 CFU/ml semuanya tidak memenuhi syarat Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 tentang kesehatan lingkungan, hasil konstruksi sumur gali dengan resiko terkontaminasi (51%-75%) kategori tinggi.


Kesimpukan dan saran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bakteri E. coli terdapat pada 5 sampel sumur di RT 006 RW 017 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon dimana konstruksi sumur gali tidak sesuai dengan kriteria pada inspeksi sanitasi air bersih sehingga tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu, masyarakat yang mengunakan sumur gali harus selalu memperhatikan kebersihan sumur.