Abstract

Latar Belakang: Makanan dan minuman merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena berfungsi sebagai sumber tenaga atau energi bagi tubuh. Kebersihan peralatan makan merupakan aspek penting dalam hygiene dan sanitasi makanan. Berdasarkan data awal yang dilakukan penulis di salah satu pujasera  pada tanggal 28 September 2026  diperoleh hasil terdapat lima lapak pedagang yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Kondisi menunjukkan adanya tempat sampah terbuka, peralatan masak yang diletakkan secara terbuka, tempat pencucian menggunakan wastafel dengan kondisi lantai yang kering,  sumber air yang digunakan dari sumur bor. Spons yang digunakan hanya untuk mencuci peralatan makan, spons di ganti satu minggu sekali dan disimpan dalam keadaan kering. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan bakteri patogen pada pemakaian peralatan saat mencuci piring di Pujasera X Desa Rumah Tiga kecamatan Teluk Ambon.


Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, penelitian deskriptif dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri baik satu variabel maupun lebih. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 - Juli 2026 Penelitian ini dilaksanakan di Pujasera X Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon untuk pengambilan sampel, sedangkan pemeriksaan keberadaan bakteri patogen pada spons cuci piring dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Kota Ambon. Populasi penelitian adalah seluruh spons cuci piring peralatan makan, dengan jumlah sampel sebanyak 2 buah spons. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan melakukan survei dan wawancara langsung pada pedagang, cara pengelolaan data di lakukan dengan cara editing dan tabulasi data dan penyajian data  yang sudah diolah dan analisa kemudian disajikan dalam bentuk tabel narasi serta deskripsi.


Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan bakteri patogen pada spons cuci piring di lapak satu dan lapak dua Pujasera X Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon tidak ditemukan adanya bakteri Salmonella sp., Klebsiella sp., dan Escherichia coli (hasil negatif). Nilai angka kuman pada sampel dengan kode B351 adalah 0 (nol), sehingga dinyatakan memenuhi syarat.