Abstract

Latar Belakang: Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Salah satu sumber air bersih yang banyak digunakan masyarakat adalah sumur gali. Sumur gali memiliki risiko tinggi mengalami pencemaran yang dapat berasal dari rembesan limbah rumah tangga, septictank, saluran pembuangan air limbah, maupun lingkungan sekitar yang tidak higienis. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kontaminasi bakteriologis. Permasalahan yang ditemukan, seperti lokasi sumur yang berdekatan dengan septictank, saluran pembuangan limbah, serta tempat pembuangan sampah dan tinja. Selain itu, kondisi konstruksi sumur juga tidak memenuhi, seperti lantai dan bibir sumur yang retak, dinding berlumut, serta tidak adanya penutup sumur.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui Eschericia coli pada sumur gali ditinjau dari kondisi konstruksi sumur gali di Desa Batu Merah Kota Ambon.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh sumur gali yang ada di RT 004 RW 019 Desa Batu Merah Kota Ambon. Sampel pada penelitian ini adalah 10 buah sumur gali
Hasil: Hasil pemeriksaan bakteri Eschericia coli dari 10 sumur gali gali sebanyak 8 sumur yang tidak memenuhi syarat yaitu >0 CFU/100 ml dan 2 sumur memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 tentang kesehatan lingkungan, hasil konstruksi sumur gali tidak memenuhi syarat.