ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAPASAN (HIPERSEKRESI) DI RSUD KAREL SADSUITUBUN LANGGUR
Abstract
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang bersifat persisten dan tidak sepenuhnya reversibel sering, menimbulkan masalah gangguan sistem pernapasan (hipersekresi) akibat peningkatan produksi sekret. Kondisi tersebut dapat menyebabkan sesak napas, bunyi napas tambahan, serta penurunan kemampuan ventilasi paru. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi masalah tersebut adalah Active Cycle of Breathing Technique (ACBT). Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan ACBT dalam mengatasi gangguan sistem pernapasan (hipersekresi) pada pasien PPOK di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 20 pasien PPOK yang mengalami gangguan sistem pernapasan (hipersekresi). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah rekam medis, kemudian dievaluasi sebelum dan sesudah intervensi ACBT selama tiga hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami takipnea (90%), bunyi napas tambahan (100%), kesulitan mengeluarkan sekret (55%), batuk tidak efektif (90%), dan sesak napas (80%). Setelah penerapan ACBT, sebanyak 80% responden mencapai frekuensi napas 21–23 kali per menit, 75% mengalami penurunan atau hilangnya bunyi napas tambahan, 75% mampu mengeluarkan sekret secara mandiri, 90% berhasil melakukan batuk efektif, dan 80% mengalami penurunan keluhan sesak napas. Temuan ini menunjukkan bahwa ACBT efektif membantu meningkatkan bersihan jalan napas, memperbaiki pola pernapasan, serta mengurangi gejala respirasi pada pasien PPOK. Intervensi ini berpotensi menjadi salah satu tindakan keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan secara rutin dalam asuhan keperawatan pasien PPOK.
Kata kunci: Active Cycle of Breathing Technique (ACBT), PPOK, hipersekresi, bersihan jalan napas tidak efektif, keperawatan.