Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Hipertensi Dalam Mengontrol Tekanan Darah Di Wilayah Kerja Puskesmas Ohoijang Watdek
Abstract
Hipertensi merupakan kondisi medis kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara persisten di atas nilai normal sehingga meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Sebagai penyakit tidak menular, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka morbiditas yang terus meningkat. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti nyeri kepala kepala, pusing dan nyeri kepala dada yang menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan yaitu relaksasi otot progresif. Teknik ini membantu menegangkan dan melemaskan otot secara bertahap sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mengontrol nyeri kepala. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan relaksasi otot progresif dalam mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Ohoijang Watdek, dengan pendekatan studi kasus berbasis intervensi keperawatan pada 20 pasien hipertensi dengan nyeri kepala dan peningkatan tekanan darah. Intervensi dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari dengan durasi 5–10 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kondisi pasien setelah intervensi. Skala nyeri kepala sedang menurun dari 60% menjadi 25%, sedangkan nyeri kepala ringan meningkat dari 40% menjadi 75%. Pada tekanan darah, kategori hipertensi Grade I (>140/90 mmHg) menurun dari 50% menjadi 25%, sedangkan kategori >120/80 mmHg meningkat dari 15% menjadi 65%. Evaluasi menunjukkan bahwa relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan nyeri kepala dan membantu menstabilkan tekanan darah pada pasien hipertensi.