Budiman, Riyanto, A., 2013. Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika, Jakarta.
Cetinkaya, L., 2017. The impact of whatsapp use on success in education process. Int. Rev. Res. Open Distance Learn. 18, 59–74. https://doi.org/10.19173/irrodl.v18i7.3279
Charach, A., McLennan, J.D., Bélanger, S.A., Nixon, M.K., 2017. A joint statement from the canadian academy of child and adolescent psychiatry and the canadian paediatric society: Screening for disruptive behaviour problems in preschool children in primary health care settings. J. Can. Acad. Child Adolesc. Psychiatry 26, 172–178.
Dahlan, M.S., 2016. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 2nd ed. Salemba Medika, Jakarta.
Dedy, I.P., Hardy, K., 2019. Penggunaan Jejaring Sosial Whatsapp Sebagai Media Promosi Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku SADARI Pada Remaja Putri Di Stikes Bina Usada Bali, in: Sintesa. Bali, pp. 9–15.
Dharma, K.K., 2011. Metodologi Penelitian Keperawatan : Panduan Melaksanakan dan Menerapan Hasil Penelitian. TIM.
Farihah, H., 2017. Peran Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini, in: Prosiding Seminar Naional Unirow Tuban. pp. 52–61.
Ferret, J.C.F., Branco, B.H.M., Santos, L.P.G. dos, Rocco, F., Bernuci, M.P., 2021. WhatsApp-assisted health education intervention. Int. J. Innov. Educ. Res. 9, 56–72. https://doi.org/10.31686/ijier.vol9.iss9.3316
Gede, L., Puspita, M., Ardani, I.G.A.I., 2014. Prevalensi Masalah Emosi Dan Prilaku Pada Anak Prasekolah Di Dusun Pande , Kecamatan 2, 1–9.
Hockenberry, Marlyn J, Wilson, D., 2015. Wong’s nursing care of infants and children, 10th editi. ed. Elsevier Inc, Canada.
Hockenberry, Marilyn J, Wilson, D., 2015. Wong’s Nursing Care of Infants and Children. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Irnawati, Suriah, Yusriani, 2019. Pengaruh Edukasi Melalui Media Whats App dan Leaflet Terhadap Perubahan Perilaku Berisiko Pada Siswa Article history : Accepted 12 July 2019 Address : Available Email : Phone : pada kualitas hidup generasi muda . Hal ini disebabkan remaja mengalami transi. J. Kesehat. 2, 297–306.
Issuryanti, M., Widyandana, Hapsari, E.D., 2017. Pengaruh Edukasi Melalui Media Watsapp Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Memberikan ASI Eksklusif. Universitas Gadjah Mada.
Jumiatmoko, M., 2016. Whatsapp Messenger Dalam Tinjauan Manfaat Dan Adab. Wahana Akad. J. Stud. Islam dan Sos. 3, 51. https://doi.org/10.21580/wa.v3i1.872
Kementerian Kesehatan RI, 2016. Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
Maharani, E.A., Puspitasari, I., 2019. Deteksi Gangguan Emosi dan Perilaku Disruptif Pada Anak Usia Prasekolah. J. Early Child. Care Educ. 2, 1. https://doi.org/10.26555/jecce.v2i1.566
Mars, M., Escott, R., 2016. WhatsApp in clinical practice: A literature review. Stud. Health Technol. Inform. 231, 82–90. https://doi.org/10.3233/978-1-61499-712-2-82
Meliyanti, F., 2015. Efektivitas Penggunaan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Kelas VIII Tentang HIV / AIDS Di SMP Negeri 2 Ogan Komering Ulu. J. Akad. Baiturrahim 4, 26–34.
Notoadmojo, S., 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.
Nurmalitasari, F., 2015. Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Prasekolah. Bul. Psikol. 23, 103. https://doi.org/10.22146/bpsi.10567
Pentapati, K, S., S, G., 2016. WhatsApp: a telemedicine platform for facilitating remote oral medicine consultation and improving clinical examinations-a commentary. Oral Surg Oral Med Oral Pathol Oral Radiol 121, 573. https://doi.org/doi: 10.1016/j.oooo.2015.12.015
Sabiq, J., 2019. 10 Kelebihan dan Keunggulan serta Alasan Menggunakan Whatsapp.
Schunk, D.H., 2012. Learning Theories: an educational perspective, 6th ed, Pearson. Boston. https://doi.org/10.1007/BF00751323
Suryandari, A.E., Purwanti, S., 2018. Analisis pengetahuan guru PAUD/TK tentang SDIDTK dengan pelaksanaan deteksi penyimpangan perkembangan balita. J. Publ. Kebidanan 9, 11–20.
Wati, D.E., 2017. Pengetahuan Guru PAUD Tentang KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) sebagai Alat Deteksi Tumbuh Kembang Anak. J. VARIDIKA 28, 133–139. https://doi.org/10.23917/varidika.v28i2.3028
Wibosono, G., 2017. Media Baru dan Nasionalisme Anak Muda : Pengaruh Penggunaan Media Sosial ‘ Good News From Indonesia ’ terhadap Perilaku Nasionalisme. J. Stud. Pemuda 6, 590–604.
Zulaikha, F., Sureskiarti, E., 2018. Status Perkembangan Terhadap Perkembangan emosi anak di Kota Samarinda. Dunia Keperawatan 6, 19–26.
- Abstract viewed - 337 times
- PDF downloaded - 394 times
Downloads
Affiliations
Wa Nuliana
Poltekkes Kemenkes Maluku
Femi Serly Tuhumena
Poltekkes Kemenkes Maluku
Joula Timisela
Poltekkes Kemenkes Maluku
How to Cite
PENGARUH EDUKASI MEDIA WHATSAPP GROUP TENTANG DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH TERHADAP PENGETAHUAN GURU TK DI KOTA MASOHI KABUPATEN MALUKU TENGAH
Vol 1 No 1 (2021): Januari-Juni 2021
Submitted: Jan 3, 2022
Published: Jun 30, 2021
Abstract
Latar Belakang: Deteksi dini penyimpangan perilaku emosional anak prasekolah penting untuk mengetahui adanya perilaku penyimpangan emosional anak sejak dini. Kegiatan deteksi ini dapat dilakukan oleh guru TK jika mereka memiliki pengetahuan. Pengetahuan guru TK dapat dimiliki melalui edukasi salah satunya menggunakan WhatsApp group. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui WhatsApp group dalam meningkatkan pengetahuan guru TK tentang deteksi dini penyimpangan perilaku emosional anak prasekolah di Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Metode: Metode yang digunakan yaitu quasy eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest control with group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik concencutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang pada kelompok intervensi dan 30 orang pada kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi memiliki p value =0,001 dan kelompok kontrol 0,003, nilai tersebut <α 0,005, ini berarti terdapat pengaruh edukasi WhatsApp group terhadap pengetahuan responden. Uji mann Withney pada kedua kelompok diperoleh adanya perbedaan pengetahuan secara bermakna setelah mendapat edukasi, ini dibuktikan dengan p value =0,0001 < α 0,05. Kesimpulan: terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan deteksi dini penyimpangan perilaku emosional setelah diberikan edukasi kesehatan pada kelompok intervensi dan kontrol.