Badan Pusat Statistik (2020) Angka Melek Huruf Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas di Jawa Timur Dirinci Menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur, 2019 (Persen).
Balitbangkes Kemenkes RI (2019) Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta.
Blanford, J. I. et al. (2012) ‘It’s a long, long walk: accessibility to hospitals, maternity and integrated health centers in Niger’, International Journal of Health Geographics, 11(June). doi: 10.1186/1476-072X-11-24.
Bomela, N. J. (2020) ‘Maternal mortality by socio-demographic characteristics and cause of death in South Africa: 2007-2015’, BMC Public Health, 20(1), pp. 1–20. doi: 10.1186/s12889-020-8179-x.
Denny, H. M. et al. (2022) ‘The Determinants of Four or More Antenatal Care Visits Among Working Women in Indonesia’, Asia-Pacific Journal of Public Health, 34(1), pp. 51–56. doi: 10.1177/10105395211051237.
Devy, S. R., Rachmayanti, R. D. and Putri, F. K. (2019) ‘Maternal care among madurese through the form of culture’, Indian Journal of Public Health Research and Development, 10(3), pp. 683–688. doi: 10.5958/0976-5506.2019.00582.5.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (2021) Profil Kesehatan 2020. Surabaya.
Jung, B. and Ha, I. H. (2021) ‘Determining the reasons for unmet healthcare needs in South Korea: a secondary data analysis’, Health and Quality of Life Outcomes, 19(1), pp. 1–18. doi: 10.1186/s12955-021-01737-5.
Kementerian Kesehatan (2019) Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta.
Laksono, A. D. (2014) Positioning Dukun Bayi; Studi Kasus Upaya Penurunan Kematian Ibu di Kabupaten Sampang. Yogyakarta.
Laksono, A. D., Nantabah, Z. K. and Wulandari, R. D. (2019) ‘Hambatan Akses ke Puskesmas pada Lansia di Indonesia’, Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 21(4). doi: 10.22435/hsr.v21i4.887.
Laksono, A. D. and Wulandari, R. D. (2019) ‘Determinant of the Puskesmas Utilization in Madura Island’, Indian Journal of Public Health Research & Development, 10(11), pp. 576–581. doi: 10.5958/0976-5506.2019.03802.6.
Laksono, A. D. and Wulandari, R. D. (2020) ‘Predictors of hospital utilization among papuans in Indonesia’, Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology, 14(2), pp. 2319–2324. doi: 10.37506/ijfmt.v14i2.3374.
Laksono, A. D., Wulandari, R. D. and Efendi, F. (2020) ‘Determinants of hospital utilisation among urban poor societies in Indonesia’, International Journal of Innovation, Creativity and Change, 12(9), pp. 375–387.
Laksono, A. D., Wulandari, R. D. and Kusrini, I. (2020) ‘Regional Disparities of Stunted Toddler in Madura Island, Indonesia’, Journal of Critical Reviews, 7(19), pp. 6115–6121. doi: 10.31838/jcr.07.19.708.
Laksono, A. D., Wulandari, R. D. and Soedirham, O. (2019) ‘Regional Disparities of Health Center Utilization in Rural Indonesia’, Malaysian Journal of Public Health Medicine, 19(1), pp. 158–166. doi: 10.37268/mjphm/vol.19/no.1/art.48.
Mitrasevic, Milos., Radovanovic, Snezana., Radevic, Svetlana., Maricic, Milena., Macuzic, I. Z. (2020) ‘The Unmet Healthcare Needs: Evidence from Serbia’, Iranian Journal of Public Health, 49(9). doi: 10.18502/ijph.v49i9.4081.
Pratiwi, N. L. et al. (2021) ‘Dietary Pattern and Physical Activity Related to Hypertension in Indonesia’, Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology, 15(3), pp. 3802–3810. doi: 10.37506/ijfmt.v15i3.15888.
Saragih, R., Delarosa, S.P., Harahap, H. P. (2020) ‘Pemanfaatan Puskesmas pada Persalinan Normal’, Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(1), pp. 84–88.
Sheng, P., Yang, T. and Zhang, T. (2021) ‘The unmet medical demand among China’s urban residents’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(21). doi: 10.3390/ijerph182111708.
Sulistiani, W.U., Eka, S. (2018) Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Sumenep (Studi Kasus Pelayanan Kesehatan di Pulau Gililabak Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep). Universitas Brawijaya.
Wei, Y. et al. (2018) ‘Hospital efficiency and utilization of high-technology medical equipment: A panel data analysis’, Health Policy and Technology, 7(1), pp. 65–72. doi: 10.1016/j.hlpt.2018.01.001.
Wulandari, R. D. and Laksono, A. D. (2019a) ‘Urban-Rural Disparity: The Utilization of Primary Health Care Center Among Elderly in East Java, Indonesia’, Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(2), pp. 147–154. doi: 10.20473/jaki.v7i2.2019.147-154.
Wulandari, R. D. and Laksono, A. D. (2019b) ‘Urban-Rural Disparity: the Utilization of Primary Healthcare Centers Among Elderly in East Java, Indonesia’, Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(2), p. 147. doi: 10.20473/jaki.v7i2.2019.147-154.
Wulandari, R. D., Laksono, A. D. and Matahari, R. (2020) ‘The Effects of Health Insurance on Maternity Care in Health Services in Indonesia’, International Journal of Innovation, Creativity and Change, 14(2), pp. 478–497.
Wulandari, R. D., Putri, N. K. and Laksono, A. D. (2020) ‘Socioeconomic Disparities in Antenatal Care Utilisation in Urban Indonesia’, International Journal of Innovation, Creativity and Change, 14(2), pp. 498–514.
- Abstract viewed - 331 times
- PDF downloaded - 451 times
Downloads
Affiliations
Azizah Andzar Ridwanah
Affiliation not stated
Estiningtyas Nugraheni
Affiliation not stated
Agung Dwi Laksono
Badan Riset dan Inovasi Nasional, Jakarta, Indonesia
How to Cite
PERAN TINGKAT PENDIDIKAN PADA PEMANFAATAN PUSKESMAS DI PULAU MADURA, JAWA TIMUR, INDONESIA
Vol 2 No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Submitted: Apr 21, 2022
Published: May 8, 2022
Abstract
Latar Belakang: Madura adalah wilayah yang seringkali tertinggal dalam bidang Kesehatan di Jawa Timur, termasuk pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitian ditujukan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan Puskesmas di Pulau Madura.
Metode: Penelitian dengan desain potong lintang ini menganalisis data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Dengan metode stratifikasi dan multistage random sampling, penelitian ini menganalisis 7.239 responden di Pulau Madura, Jawa Timur, sebagai sampel. Selain pemanfaatan Puskesmas sebagai variabel outcome dan tingkat pendidikan sebagai variabel terpapar, penelitian ini juga menganalisis sembilan variabel kontrol: kabupaten, tempat tinggal, umur, jenis kelamin, perkawinan, pekerjaan, sosio-ekonomi, asuransi kesehatan, dan waktu tempuh ke Puskesmas. Pada tahap final, data dianalisis menggunakan regresi logistik biner.
Hasil: Hasil penelitian menemukan bahwa mereka yang berpendidikan SD-SLTP memiliki kemungkinan 1,213 kali dibanding yang tidak sekolah untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 1,213; 95% CI 1,196-1,230). Mereka yang berpendidikan SLTA memiliki kemungkinan 0,976 kali dibanding yang tidak sekolah untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 0,976; 95% CI 0,955-0,997). Lebih lanjut, mereka yang berpendidikan PT memiliki kemungkinan 0,222 kali dibanding yang tidak sekolah untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas (AOR 0,222; 95% CI 0,211-0,233). Selain tingkat pendidikan, sembilan variabel kontrol juga ditemukan berkaitan dengan pemanfaatan Puskesmas di Pulau Madura.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan berkaitan dengan pemanfaatan Puskesmas di Pulau Madura.