Tuhumena et al.JKIT, Volume 3 Nomor 1 Juni 202320Prawirohardjo S., 2014. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono PrawirohardjoProverawati, K., 2012. Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan. Nuha Medika, YogyakartaQamara, C. S. N., 2019. Karakteristik Ibu yang Melahirkan Bayi dengan BBLR di RSU.DR Pirngadi Medan. Medan.Rohmah, N., Masruroh, M., Marasabesy, N. B., Pakaya, N., Prasetyo, J., Walid, S., & Laksono, A. D. (2022). Factors related to low birth weight in Indonesia. Malaysian Journal of Nutrition, 28(2), 253–261. https://doi.org/10.31246/MJN-2021-0123Rosela, K., Taviane, E., & Alestari, R. O., 2016. PengaruhPendidikan Kesehatn terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dalam Pencegahan terjadinya Kelahiran Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Palangkaraya. Dinamika Kesehatan, 7(2), 60–67. https://doi.org/10.1103/PhysRevE.49.126Rosha, B. C.,2018. Pengetahuan Ibu mengenai BBLR dan cara Menghangatkan Bayi BBLR dengan Perawatan Metode Konvensional, Skin To Skin, dan Tradisional di Kota Bogor. Buletin Penelitian Kesehatan, 46(3), 169–176. https://doi.org/10.22435/bpk.v46i3.901Sinaga, S. J., 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita di Kelurahan Langensari, 1–12.Solehati, T., Kosasih, C. E., Rais, Y., Fithriyah, N., Darmayanti, D., & Puspitasari, N. R., 2018. Kangaroo Mother Care Pada Bayi Berat Lahir Rendah : Sistematik Review. PROMOTIF: JurnalKesehatan Masyarakat, 8(1), 83. https://doi.org/10.31934/promotif.v8i1.234Solehati, T., Kosasih, C. E., Rais, Y., Fithriyah, N., Darmayanti, D., & Puspitasari, N.R.,2018. Kangaroo Mother Care Pada Bayi Berat Lahir Rendah : Sistematik Review. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 83. https://doi.org/10.31934/promotif.v8i1.234Taguri A. E, Ibrahim B, & Salah M. M, et al.,2008. Risk Factor for Stunting Among Under-fives in Libya. Public Health Nutrition, 12(8), 1141—1149.Thomas, J. P., Raine, T., Reddy, S., & Belteki, G., 2017. Probiotics for the prevention of necrotising enterocolitis in very low-birth-weight infants: a meta-analysis and systematic review. Acta Paediatrica, 106(11), 1729–1741. https://doi.org/10.1111/apa.13902WHO, 2013. Care Of The Preterm And Low Birth Weight Newborn World Prematurity Day. https://www.who.int/maternal_child_adolescent/newborns/prematurity/en/WHO, 2011. Guidelines On Optimal Feeding Of Low Birth Weight Infants InLow-And-Middle Income Countries. https://apps.who.int/iris/handle/10665/85670
- Abstract viewed - 372 times
- PDF downloaded - 525 times
Downloads
Affiliations
Femi Serly Tuhumena
Poltekkes Kemenkes Maluku
Joula Timisela
Poltekkes Kemenkes Maluku
Denicell Paulina Tetelepta
Poltekkes Kemenkes Maluku
How to Cite
PENDIDIKAN KESEHATAN BERPENGARUH TERHADAP PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG FAKTOR RISIKO BBLR
Vol 3 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Submitted: Feb 2, 2023
Published: Jun 30, 2023
Abstract
Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram pada waktu lahir. BBLR disebabkan oleh multifaktor, salah satunya faktor maternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan WUS tentang faktor risiko BBLR. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest with control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik concecutive sampling, jumlah sampel sebanyak 33 orang pada kelompok intervensi dan 33 orang pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing memiliki p value =0,0001<α 0,005, ini berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan secara bermakna terhadap pengetahuan tentang BBLR. Uji mann Withney menemukan adanya perbedaan pengetahuan secara bermakna pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah mendapat pendidikan kesehatan, ini dibuktikan dengan nilai mean rank 48,97 dan p value =0,0001<α 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kelompok intervensi. Penelitian ini merekomendassikan agar peneliti selanjutnya melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap WUS untuk mencegah BBLR.