Abstract

Kesehatan paru anak usia sekolah merupakan aspek penting dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan dengan risiko paparan polusi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa mengenai PHBS sebagai upaya pencegahan gangguan kesehatan paru di Rumah Tahfidz Qur’an Imam Asy-Syafi’i Nania, Kota Ambon. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif melalui ceramah interaktif dan diskusi, disertai media leaflet, dengan sasaran 32 siswa laki-laki. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest dan posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait praktik PHBS untuk kesehatan paru, meliputi kebiasaan mencuci tangan, etika batuk dan bersin, pentingnya ventilasi ruang, serta upaya menghindari paparan asap dan polusi udara. Secara kualitatif, siswa menunjukkan sikap yang lebih positif dan kesadaran yang lebih baik terhadap penerapan PHBS di lingkungan sekolah. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai intervensi promotif-preventif berbasis sekolah dan berpotensi direplikasi pada satuan pendidikan lain dengan karakteristik serupa.