2. Aja, N., Ramli, R., & Rahman, H. (2022). Penularan Tuberkulosis Paru dalam Anggota Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Siko Kota Ternate. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(1), 78. https://doi.org/10.24853/jkk.18.1.78-87
3. Apriliani, N. A., Rahayu, U., & . N. (2020). Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Penyakit Tbc Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Simomulyo Kota Surabaya Tahun 2019. Gema Lingkungan Kesehatan, 18(1), 33–38. https://doi.org/10.36568/kesling.v18i1.1103
4. Azzahra Hasan, F., Nurmaladewi, & Ode Ahmad Saktiansyah, L. (2023). Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah Dan Perilaku Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Bta Positif: Sebuah Studi Kasus Kontrol. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 38–47. https://doi.org/10.19184/ikesma.v
5. Fitrianti, T., Wahyudi, A., & Murni, N. S. (2022). Analisis Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(1), 166–179. https://doi.org/10.36729/jam.v7i1.782
6. Gulo, A., Warouw, S. P., & Brahmana, N. E. B. (2021). Analisis faktor risiko kejadian penyakit tuberkulosis paru di wilayah kerja UPT Puskesmas Padang Bulan Kota Medan tahun 2020. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(1), 128–137. https://jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/article/view/1367/689
7. Konde, C. P., Asrifuddin, A., & Lang, F. L. F. G. (2020). Hubungan antara Umur, Status Gizi dan Kepadatan Hunian dengan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jurnal Kesmas, 9(1), 106–113. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/28668
8. Mangngi, M. P. (2019). Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin, Dan Kepadatan Hunian Terhadap Kejadian TB Paru Di Puskesmas Naibonat Tahun 2018. Jurnal Analis Kesehatan, 01, 35–42. http://repository.poltekeskupang.ac.id/1936
9. Milanti, Pratiwi Hermiyanti, Khambali, Setiawan, M. (2022). Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Driyorejo Dipengaruhi oleh Sanitasi Rumah Milanti Nadia Fitri. 13(829), 861–864. https://forikes-ejournal.com/index.php/SF/article/view/sf13355/13355
10. Pralambang, S. D., & Setiawan, S. (2021). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis di Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(1), 60. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v2i1.4660
11. Rahmawati, A., Vionalita, G., Mustikawati, I., & Handayani, R. (2022). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Usia Produktif Di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(5), 570–578. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/35178
12. Romadhan S, H. N. H. P. (2019). Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Babana Kabupaten Mamuju Tengah. An-Nadaa 2019; 6 (2): 38-45. An-Nadaa, 6, 38–45.
13. Rosiana, A. M. (2020). Hubungan Antara Kondisi Fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis paru. Unnes Journal of Public Health, 2(1), 1–8. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ijphcm/article/view/28991/0
14. Siregar, P. A., Farashati, J. I., Syafira, A. C., & Febrina, D. (2023). Konsep Epidemiologi Terjadinya Penyakit Tuberkulosis. Zahra : Journal of Health and Medical Researches, 3(3), 462–470. https://adisampublisher.org/index.php/aisha/article/view/468
15. Sunarmi, S., & Kurniawaty, K. (2022). Hubungan Karakteristik Pasien Tb Paru Dengan Kejadian Tuberkulosis. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), 182–187. https://doi.org/10.36729/jam.v7i2.865
16. Surakhmi, O. (2016). Analisis Faktor Risiko Kejadian Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kertapati Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(2), 124–138. https://ejournal.fkm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/download/182/135/261
17. Zulaikhah, S. T., Ratnawati, R., Sulastri, N., Nurkhikmah, E., & Lestari, N. D. (2019). Hubungan Pengetahuan, Perilaku dan Lingkungan Rumah dengan Kejadian Transmisi Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(2), 81. https://doi.org/10.14710/jkli.18.2.81-88
18. Zuraidah, A., & Ali, H. (2020). Hubungan Faktor Lingkungan Rumah Terhadap Kejadian Tb Paru Bta Positif Di Wilayah Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1.1004
- Abstract viewed - 141 times
- JKT Vol 15 (1) Mei 2024 Hal 30-40 downloaded - 204 times
Downloads
Affiliations
Narwati Narwati
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Fariztyo Yusuf Ferdiansyah
Poltekkes Kemenkes Surabaya
Khambali Khambali
Poltekkes Kemenkes Surabaya
Imam Thohari
Poltekkes Kemenkes Surabaya
Ernita Sari
Poltekkes Kemenkes Surabaya
How to Cite
Physical Condition Of Homes For Pulmonary Tuberculosis Patients In The Tanjunganom Health Center Area Nganjuk Distrik 2024
Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Submitted: Sep 21, 2024
Published: Dec 27, 2024
Abstract
Puskesmas Tanjunganom merupakan salah satu Puskesmas di wilayah Kabupaten Nganjuk yang belum memenuhi target jumlah penderita TB paru pada tahun 2023. Data yang diperoleh menunjukkan adanya tren peningkatan kasus TB paru dalam 3 tahun terakhir. Yang ingin dicapai dari penelitian yang dilakukan adalah identifikasi kondisi fisik rumah penderita TB paru di wilayah Puskesmas Tanjunganom Kabupaten Nganjuk tahun 2024. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan penderita TB paru berusia produktif (90%), berjenis kelamin laki-laki (66,6%), dan berstatus bekerja (65%). Dari sisi kondisi fisik rumah penderita TB paru lebih dominan belum mencapai ketentuan yaitu TMS luas ventilasi (68,3%), suhu MS (63,3%), kelembaban TMS (55%), TMS pencahayaan, kepadatan penempatan MS (98,3 %), TMS dinding (70%), dan TMS lantai (63,3%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik rumah penderita TB paru belum memenuhi syarat kesehatan. Saran: Penderita TB paru disarankan untuk berupaya memperbaiki kondisi fisik rumahnya dengan cara menyediakan genteng kaca, menambah lubang ventilasi atau jendela, membuka jendela dan gorden secara teratur pada pagi hari, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan rumah.